Daulah Abbasiyah adalah rentang sejarah yang sangat panjang dari sebuah sistem pemerintahan Islam yang berlangsung selama 524 tahun. Daulah ini, dengan segala peristiwa-peristiwa besar yang dilaluinya.

Daulah Abbasiyah yang berpusat di Baghdad  ini telah membentangkan sayap kekuasaannya sampai ke Asia Tengah, ke wilayah yang disebut dengan Transoxania (Maa waraa An-Nahr). Daulah ini juga masih tetap eksis, meskipun ada beberapa daulah-daulah lain yang berdiri di wilayah Maghribi dan di wilayah lainnya. Pada masa-masa akhirnya, daulah ini juga bersentuhan dengan Kesultanan Saljuk atau Daulah Bani Saljuk, dengan beragam corak dan pola interaksinya.

Sebagai sebuah pemerintahan dengan rentang waktu yang cukup panjang, Daulah Abbasiyah juga mengalami masa keemasan dan masa kegelapan. Pada masa keemasan, khalifah dari daulah ini begitu besar perannya dalam ilmu pengetahuan dan peradaban Islam. Di Baghdad misalnya, berdiri baitul Hikmah, sebuah perpustakaan yang cukup besar, dengan beragam jenis ilmu pengetahuan yang ada dalam jutaan koleksi buku dan manuskripnya. Belum lagi peninggalan-peninggalan dalam bentuk artefak-artefak sejarah yang memberikan gambaran betapa pada masa lalu daulah ini begitu memiliki pengaruh besar di dunia Islam.

Daulah Abbasiyah runtuh seiring dengan invasi Hullagu Khan, seorang pemimpin bangsa Mongol yang dikenal mempunyai misi menguasi negeri-negeri Muslim. Keruntuhan daulah ini adalah tragedi besar dalam sejarah Islam. Apalagi, Baghdad sebagai mercusuar peradaban Islam pada masa itu, ikut diluluhlantahkan. Selain pemaparan sejarah yang apik, buku ini juga memberikan analisa terkait faktor-faktor yang menyebabkan daulah ini runtuh. Pemaparan tersebut bisa menjadi pelajaran penting bagi umat Islam saat ini.
Desa Muara Adalah salah satu desa pesisir di Kabupaten Bangkalan, Madura . Disinilah Yahya, dilahirkan dan di besarkan dalam keluarga nelayan yang sederhana. Sebagain besar penduduk Desa Muara adalah nelayan. Sebagian lagi bekerja sebagai petani atau perantau ke Surabaya sebagai pedagang ikan, tukang becak dan kuli di penyebarangan Ujung kamal. Ya, dulu Desa Muara adalah desa yang tergolong terpencil  dan miskin. Namun sejak tahun 1980-an segalanya berubah.

Kak Ene, kakak sepupu Yahya, sosok yang ada dibalik perubahan itu. Kak Ene memutuskan untuk merantau ke Malaysia sebagai TKI . Walaupun di Malaysia ia ternyata mampu memperbaiki kesejahteraan hidup keluarganya di Desa Muara. Ia pertama yang dibangun di Desa Muara. Tak ayal lagi, banyak  warga muara yang kemudian tertarik menjadi TKI di Malaysia.

Rumah-rumah yang semula semi permanen, telah berganti menjadi “Istana”.  Sayangnya, generasi mudanya mulai mengalami degenerasi. Denyut nadi keislaman di Desa Muara melemah. Langgar yang semula ramai dengan kegiatan mengaji dan ibadah lainnya, kini mulai sepi . Kesenian hadrah yang menjadi kebanggaan Desa Muara juga ikut mati. Perahu-perahu milik warga juga lenyap berpindah tangan ke pemilik baru demi biaya menjadi TKI di Malaysai.

Hanya Yahya, beserta ibu dan segelintir keluarganya yang memilih untuk tidak ikut tenggelam dalam “arus” tersebut. Bagi mereka pendidikan itu sangat penting. Pendidikan lah yang membuat hidup seseorang lebih berarti.

Sanggupkah Yahya bertahan untuk tidak tergerus “arus” menjadi TKI di Malaysia ? Mengapa kemudian warga Desa Muara sangat mengagumi dan bangga sekali dengan sosok Yahya? Padahal sebelumnya mereka nyaris memandangnya sebelah mata. Akankah nilai-nilai luhur dan religius kembali hidup di Desa Muara?

Sebuah novel tentang perjuangan, keteguhan, kesabaran dan integritas. Selamat terinspirasi
Di masa Rasulullah Shallalahu Alaihi wa Sallam, para sahabat melihat hilal dan melapor kepada Rasulullah jika melihat hilal. Beliau menerima kesaksian sahabat dan mengumumkan ketetapan awal bulan. Nabi pun dan para sahabat bersama-sama mengawali puasa Ramadhan, dan berlebaran juga pada hari yang sama.

Begitulah selanjutnya yang terjadi pasca wafatnya Nabi; masa Khulafaur-rasyidin, Daulah Abbasiyah, hingga berakhirnya masa khilafah Utsmaniyah di Turki pada tahun 1924, kaum muslimin selalu berpuasa dan berlebaran bersama penguasa di wilayahnya. Meskipun dalam kurun waktu itu banyak sekali ulama hebat, dari berbagai madzhab, dan di berbagai penjuru wilayah kekuasaan Islam. Mereka tunduk dan patuh dalam hal ini, membuang jauh-jauh ego madzhab dan pendapat, demi persatuan dan kesatuan umat.

Namun di Indonesia, perbedaan dalam mengawali puasa dan berlebaran seolah menjadi tradisi. Mereka berdalih, ini adalah keyakinan yang tidak dapat diusik dan diintervensi, karena dilindungi peraturan perundangan-undangan. Akankah kita terus demikian? Ataukah masih ada jalan bagi kita untuk bersatu dan berpuasa serta berlebaran bersama?
Dalam memahami hadits-hadits Nabi seputar hisab-rukyat, umat Islam mengalami perbedaan pendapat. Perbedaan tidak hanya dalam wacana, tetapi sekaligus implikasinya dalam penentuan awal bulan Qamariyah. Sehingga tidak jarang dalam menetapkan awal puasa, Ramadhan, Idul Fitri, puasa Arafah, dan idul Adha seringkali terjadi perbedaan, menariknya perbedaan bisa terjadi dalam rentang tiga hingga empat hari.
Muhammad Al Fatih #2 Kebangkitan

Komik seri lanjutan Muhammad Al fatih #1 Perang Varna, bercerita tentang kisah Muhammad Al fatih menjadi sultan termuda turki Ustmani. Peran Muhammad Al Fatih dalam menjalani pemerintahan turki Utsmani di usia yang sangat muda, kebijaksanaannya terhadap rakyat dan dengan akhlak mulia Muhammad Al fatih tumbuh menjadi ghazi yang dicintai rakyat.

Bagaimana Muhammad Al Fatih mengatur strategi dalam menaklukan Konstantinopel ?

Bagaimana Muhammad  Al Fatih mampu menjadi pemimpin yang bijaksana dan mulia?

Yuk temukan jawabannya di buku “Muhammad Al Fatih #2 : Kebangkitan
Politik dan Kekuasaan dalam Sejarah Para Khalifah

Sempat menegangkan, ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam wafat. Saat itu, bisa dibilang muncul
Berbicara tentang peradaban saat ini, tentu yang ada di benak kita adalah negara Barat. Benar sekali, orang Eropa-lah sekarang ini yang menemukan temuan-temuan ilmiah. Bahkan, hampir tidak kita temukan nama ilmuwan muslim dalam deretan nama tokoh-tokoh ilmuwan sekarang ini. Tapi tahukah Anda, ternyata Islam-lah yang menjadi inspirasi Barat untuk maju seperti yang kita saksikan sekarang. Tahukah Anda, Islam memiliki khazanah keilmuan yang beraneka ragam? Dan, tahukah Anda ternyata Islam pernah mencapai puncak kejayaan dan menjadi pusat peradaban dunia disaat Barat mengalami zaman kegelapan?

Lantas, faktor apa saja yang menginspirasi kaum muslimin saat itu hingga Berjaya? Ilmu pengetahuan apa saja yang sudah diciptakan ataupun dikembangkan oleh umat Islam? Bagaimana ceritanya Barat bisa mengambil alih peradaban dari tangan umat Islam? Semua pertanyaan ini dan yang lainnya akan terjawab dalam buku ini. Buku ini membawa kita ke masa lalu, menikmati kejayaan-kejayaan yang pernah diraih umat Islam. Selamat Membaca!
NEW BOOK

Paket Seri Kiai Ko...

Abdul Muttaqin

Discount:

25 %

Harga:

Rp 161.000,00
Rp 120.000,00

Ibu, Mengapa Kau K...

Alif Harisman

Discount:

15 %

Harga:

Rp 46.000,00
Rp 39.100,00

Istana Para Kuli...

Yahya Umar

Discount:

15 %

Harga:

Rp 52.000,00
Rp 44.200,00


Paket Zadul Maad ...

Ibnu Qayyim Al Jauziyah

Discount:

25 %

Harga:

Rp 650.000,00
Rp 460.000,00

Bangkit Dan Runtuh...

Syaikh Muhammad Al Khudari

Discount:

15 %

Harga:

Rp 185.000,00
Rp 157.250,00

Paket Seri Biograp...

-

Discount:

30 %

Harga:

Rp 560.000,00
Rp 392.000,00


Mushaf A5 Terjemah...

Departemen Agama RI

Discount:

15 %

Harga:

Rp 46.000,00
Rp 39.100,00

Muhamad Al Fatih 2...

Handri Satria

Discount:

15 %

Harga:

Rp 76.000,00
Rp 64.500,00

Bagimu Rukyatmu Ba...

Muhammad Hadi Bashori

Discount:

15 %

Harga:

Rp 37.000,00
Rp 31.450,00



BEST SELLER

Muhammad Al-Fatih ...

Syaikh Ramzi Al-Munyawi

Harga:

Rp 49.000,00
Rp 41.650,00

THE CHOICE...

Ahmed Deedat

Harga:

Rp 84.000,00
Rp 71.400,00

ROH...

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah

Harga:

Rp 73.000,00
Rp 62.050,00


Kado Pernikahan...

Hafizh Ali Syuaisy

Harga:

Rp 98.000,00
Rp 83.300,00

Fiqih Wanita ( Har...

Syaikh Kamil Muhamad

Harga:

Rp 140.000,00
Rp 119.000,00

Komik 10 Pahlawan ...

Izzah Annisa dan Fajar Istiqlal

Harga:

Rp 70.000,00
Rp 59.500,00


Komik 100 Kebiasaa...

Wawan Kukang & Straighttedge Dw

Harga:

Rp 38.000,00
Rp 32.300,00

SIRAH NABAWIYAH (S...

Syaikh shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri

Harga:

Rp 75.000,00
Rp 63.750,00

Fikih Prioritas ...

DR. Abdus Salam Ali Al Karbuli

Harga:

Rp 93.000,00
Rp 79.050,00



Resensi
ilust_1

Cinta yang Menginspirasi Kehidupan

Cinta akan mendapatkan titik tertinggi dalam perjalanan hidupnya jika mampu ditempatkan pada koridor yang sesuai dengan tuntunan agama


Artikel Lainnya
Artikel Lainnya
Quotes

Belajar tidak berarti apa-apa, sampai terjadi perubahan perilaku.(Ahli hikmah)

Kontak
FACEBOOK

TWITTER