Akidah Akhlaq

Makna dalam surat An Nisaa' ayat 11

" Orangtua dan anak - anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih baik ( banyak ) manfaatnya bagimu. " ( An - Nissaa':11 ) " ayat ini merupakan salah satu kaidah penting dalam Al Qur'an yang menghantarkan seorang hamba kepda keagungan Allah terkait penciptaan -Nya, hikmah dalam pensyariatan-Nya, serta menghantarkan hamba kepada sebuah kesadaran bahwa ilmunya sangat sedikit dan terbatas.
JUM'AT, 12 FEBRUARI 2016
Membaca Quran
Membaca Quran (internet)

" Orangtua dan anak - anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih baik ( banyak ) manfaatnya bagimu. " ( An - Nissaa':11 ) "

ayat ini merupakan salah satu kaidah penting dalam Al Qur'an yang menghantarkan seorang hamba kepda keagungan Allah terkait penciptaan -Nya, hikmah dalam pensyariatan-Nya, serta menghantarkan hamba kepada sebuah kesadaran bahwa ilmunya sangat sedikit dan terbatas.

Ini terkait dengan warisan,Orangtua dan anak - anakmu adalah orang - orang yang mewarisi kamu, mereka adalah bapak dan anak - anakmu.

Firman Allah, " Kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat ( banyak ) manfaatnya bagimu ". Maksud ayat ini, " Kamu tdiak mengetahui dengan pasti siapa di antara mereka yang paling banyak memberi manfaat untuk agama dan duniamu. Di antara kalian ada yang menyangka bahwa ayahnyalah yang paling banyak memberi manfaatnya untuknya. Namun ternyata di kemudian hari, justru anaknyalah yang paling memberi manfaat untuknya. sebaliknya diantara kalian ada yang awalnya mengira bahwa anaknyalah yang paling banyak memberi manfaat untuknya, namun ternyata di kemudian hari justru ayahnyalah yang paling banyak memberi manfaat untuknya. Allah lebih mengetahui secara siap yang paling dapat memberi manfaat untuk kalian. Allah telah menata dan mengatur segenap urusan kalian dan mempertimbangkan unsur -unsur maslahatnya. Karena itu taatlah keapada aturan dan syariat Allah.

As- Sa'di menafsirkan , " Sekiranya kadar warisan dikembalikan kepada akal dan pilihan kalian, maka pasti akan terjadi banyak mudharat serta kerugian, dimana hanya Allahyang lebih mengetahuinya. Hal itu karena keterbatasan akal dan ketidaktahuan kalian terhadap apa yang terbaik di setiap masa dan tempat ".

Orang - orang jahiliyah terdahulu membagi warisn berdasarkan aturan yang tidak terukur serta jauh dari unsur - unsur keadilan. Terkadang mereka lebih memprioritaskan kebutuhan orangtua darpada anaknya, atau anaknya daripada orangtua ata suatu saat mereka membaginya dengan rata,harta warisan itu. Karena itu syariat yang suci ini hadir untuk meghilangkan itijhad yang sepenuhnya kepada Allah. lalu Allah menutup ayat ini dengan sebuah pertanyaan umum bahwa ilmu manusia itu sedikit dan terbatas walaupun pandangan manusia menyatakan banyak dan luas.

 


KOMENTAR
ajxload

KIRIM KOMENTAR
FACEBOOK

TWITTER