Bekerja

Syukurilah pekerjaan yang Anda miliki

Bekerja adalah berkarya, baik dengan tangan (fisik) Anda maupun dengan otak (mental) Anda,yang keduanya didahului oleh proses belajar (menuntut ilmu)
SELASA, 7 MEI 2013
Bekerja
Bekerja (bujangga.com)

 

Syukurilah pekerjaan yang Anda miliki sekarang karena manusia atau bukan manusianya seseorang dilihat dari bekerja atau tidaknya orang itu.

Bekerja tidak harus menjadi karyawan dan bekerja tidak hanya perlu dilakukan oleh manusia berfisik normal saja.

Bekerja adalah berkarya, baik dengan tangan (fisik) Anda maupun dengan otak (mental) Anda,yang keduanya didahului oleh proses belajar (menuntut ilmu).

Tidak peduli pria atau wanitakah Anda, Anda adalah manusia apabila Anda bekerja. Jika Anda seorang suami maka bekerjalah untuk mencari nafkah karena itulah tugas suami. Jika Anda seorang istri bekerjalah mendukung pekerjaan suami Anda dari rumah. Pasalnya, suami tidak mungkin bekerja dengan baik jika rumahnya berantakan, anak-anaknya tidak terurus dan kebutuhan biologisnya tidak terpenuhi.

Tidak peduli apa pun pekerjaan Anda, asalkan halal, Anda adalah manusia sempurna selama Anda melakukannya dengan baik dan bertanggung jawab; tidak asal-asalan atau curang atau korup, apalagi makan gaji buta. Sebaliknya, orang yang melakukan pekerjaan tidak halal atau bekerja dengan asal-asalan, curang, korup, apalagi makan gaji buta adalah manusia cacat, kendati fisiknya sempurna.

Tidak peduli besar atau kecilkah penghasilan Anda; tidak peduli melarat, miskin atau kayakah Anda, selama Anda masih bekerja berarti Anda masih seorang manusia. Maka sebagai seorang pekerja, janganlah malu menjadi orang melarat, jangan minder menjadi orang miskin dan jangan sombong menjadi orang kaya. Sebab, semuanya menempati posisi sederajat, yakni manusia.

Tapi jika Anda berhenti bekerja dan memutuskan menjadi pengangguran maka malu dan minderlah karena Anda bukan lagi seorang manusia.

Jangan marah dulu. Ingat, Anda masih bisa bekerja kendati semua perusahaan di jagad raya ini tidak mau menerima Anda sebagai pegawainya. Sebab bekerja tidak melulu berarti bekerja untuk orang lain. Masih banyak pekerjaan lainnya; Anda bisa bekerja untuk diri sendiri (self employee); Anda bisa bekerja lepas (freelancer); bahkan Anda bisa berwirausaha hingga pada gilirannya Andalah yang mempekerjakan orang lain.

Untuk bekerja, Anda membutuhkan keahlian (skill) plus gagasan (idea). Di sinilah terlihat benang merah yang menghubungkan antara pekerjaan dan pendidikan. Pun pendidikan yang dimaksud bukan melulu berarti sekolah. Banyak orang yang tidak sekolah bisa bekerja, bahkan sukses dalam pekerjaannya sehingga bisa mempekerjakan orang sekolahan. Mereka tidak bersekolah tapi bukan berarti tidak berpendidikan. Mereka mempelajari keahlian yang mereka butuhkan untuk bekerja dari segala sumber selain bangku sekolahan. Bisa dari buku; pengalaman; dari mengamati orang; dari mana saja. (Ferdian Hasmand)

 


KOMENTAR
ajxload

KIRIM KOMENTAR
FACEBOOK

TWITTER